🌺 Press Release KAMUS-KU : It's Not Hijab, It's also Our Key to Jannah🌺
Press Release
"Kamus-Ku Online #7"
Pemateri : Kak Dwi Fitriyanti
Ahad, 12 September 2021
It's Not Hijab, It's also Our Key to Jannah
MAKNA HIJAB
Secara
bahasa, hijab berarti penutup. Sedangkan secara istilah, hijab adalah segala
hal yang menutupi sesuatu yang dituntut untuk ditutupi atau terlarang untuk
menggapainya. Diantara penerapan maknanya, hijab dimaknai dengan as sitr
(penutup), yaitu yang mengalangi sesuatu agar tidak bisa terlihat. Demikian juga
al bawwab (pintu), disebut sebagai hijab karena menghalangi orang untuk masuk.
Asal maknanya, hijab adalah entitas yang menjadi penghalang antara dua entitas
lain" (At Tauqif 'ala Muhimmat At Ta'arif, 1/136).
MAKNA
KHIMAR
“Katakanlah
kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan
kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang
(biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menjulurkan khimar
kedadanya..." (QS. An Nuur: 31)
والخمار للمرأة
، وهو الصيف ، وقيل : الخمار ما تغطي به المرأة رأسها ، وجمعه أخمرة وخمْر وخمُر
والخِمِر
"Khimar
untuk wanita artinya kerudung. Sebagian ahli bahasa mengatakan, khimar adalah
yang menutupi kepala wanita. Jamaknya akhmarah, atau khumr, atau khumur, atau
khimirr." (Lisaanul ‘arab)
MAKNA
JILBAB
Secara bahasa jilbab berasal dari kata al-jalb yang berarti
menjulurkan atau memaparkan sesuatu dari suatu tempat ke tempat yang lain.
“Al Jauhari mengatakan, jilbab adalah milhafah (kain yang
sangat lebar). Sebagian ulama mengatakan, jilbab adalah al qina'
(sejenis kerudung untuk menutupi kepala dan wajah). Sebagian ulama mengatakan,
jilbab adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh wanita. Sebagaimana dalam
hadits shahih, dari hadits Ummu Athiyyah, bahwa ia mengatakan: 'Wahai
Rasulullah, diantara kami ada yang tidak memiliki jilbab'. Lalu Rasulullah
menjawab: 'hendaknya ada dari kalian yang menutupi saudarinya dengan jilbabnya'.
Al Wahidi mengatakan: 'menurut para ulama tafsir jilbab digunakan untuk
menutupi wajah dan kepala mereka kecuali satu matanya saja, sehingga diketahui
mereka adalah wanita merdeka sehingga tidak diganggu orang'. Al Hasan
mengatakan: “jilbab digunakan untuk menutupi setengah wajah wanita'. Qatadah mengatakan:
'jilbab itu menutupi dengan kencang bagian kening, dan menutupi dengan ringan
bagian hidung. Walaupun matanya tetap terlihat, namun jilbab itu menutupi dada
dan mayoritas wajah." (Fathul Qadir, 4/350)
Jadi,
makna jilbab ada 6 yaitu :
1.
Jilbab
adalah milhafah (kain yang sangat lebar)
2.
Jilbab
adalah khimar atau al qina', yaitu kerudung untuk menutupi kepala hingga dada
3.
Jilbab
adalah pakaian yang menutupi seluruh tubuh wanita
4.
Jilbab
adalah penutup wajah dan kepala mereka kecuali satu matanya saja
5.
Jilbab
adalah penutup setengah wajah wanita
6.
Jilbab
adalah penutup kepala dan wajah kecuali matanya, hingga ke dadanya
7.
Jilbab
adalah rida' (selendang untuk menutupi bagian atas) yang dipakai di atas khimar
SECARA
UMUM JILBAB DIBAGI MENJADI TIGA
1.
Jilbab
sama dengan khimar, yaitu kain yang menutupi kepala, leher, hingga ke dada
wanita.
2.
Jilbab
adalah kain yang lebih lebar dari khimar dan dipakai di atas khimar. Artinya,
jilbab berbeda dengan khimar, sehingga ulama yang memaknai demikian mewajibkan
muslimah ketika keluar rumah memakai tiga hal : tsaub (pakaian), khimar,
dan jilbab.
3.
Jilbab
sama dengan hijab muslimah, yaitu seluruh pakaian yang menutupi aurat, lekuk
tubuh, dan perhiasan wanita.
SYARAT
HIJAB
1.
Menutupi
seluruh tubuh kecuali yang tidak wajib ditutup
2.
Tidak
berfungsi sebagai perhiasan
3.
Kainnya
tebal tidak tipis
4.
Lebar
tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh
5.
Tidak
diberi pewangi atau parfum
6.
Tidak
menyerupai pakaian lelaki
7.
Tidak
menyerupai pakaian wanita kafir
8.
Bukan
merupakan libas syuhrah (pakaian yang menarik perhatian orang-orang)
(Al Ikhtiyarat Al Fiqhiyyah Lil Imam Al Albani, 394)
Bārakallāh fīkunna, Salimahku 🌻 Semoga kian banyak manfaat yang mampu ditebar. Āmīn...
BalasHapus